Saturday, 8 November 2008

Minum obat Yuk....!

Alhamdulillah akhirnya canda tawa Hannah terdengar lagi setelah seminggu lamanya ia lemas lesu tak berdaya karena sakit demam, batuk, dan pilek. Meski penyakit biasa namun bagiku butuh penanganan yang tidak biasa, mengingat 3 bulan yang lalu Hannah step karena demam dan akhirnya di-opname karena disentri.

Pengalaman itu membuat aku trauma juga karena baru pertama kali. Karena khawatir kejadian terulang lagi, akhirnya aku dan suami segera membawa Hannah ke dokter begitu kami tahu demamnya mencapai 40 ° dan panasnya tidak turun selama satu hari. Setelah dokter mendiagnosa bahwa Hannah ternyata sakit radang tenggorokan, kekhawatiran kami berkurang, namun dokter tetap memberi obat berwujud puyer( untuk berjaga-jaga apabila step ). Selain itu dokter juga memberi 2 jenis obat lainnya.

Sebenarnya agak sulit juga untuk meminumkan Hannah obat karena dia sensitif terhadap baunya. Namun hal itu tidak menjadi hambatan bagi aku dan suami. Segala upaya akan kami lakukan demi hannah agar mau meminum obatnya. Salah satu upaya kami adalah membelikannya buku cerita yang memotivasi ia agar mau meminum obatnya :). Hannah sangat suka sekali dibacakan cerita sejak ia berumur 1,5 tahun. Oleh karena itu aku rasa buku2 di bawah ini sangatlah tepat bagi anak *...bukan promosi lho ya*.


Selain ilustrasi yang menarik, buku ini memberikan alur cerita yang sangat mudah dimengerti oleh anak-anak.Setelah Hannah dibacakan cerita Aku Berani Minum Obat, sedikit demi sedikit ia mau meminum obatnya."Minum obat biar cepet sembuh kayak mbak Nisa Ya ?",ucapnya menirukan cerita yang ada di buku itu.

0 comments:

Post a Comment